Category Archives: Rekayasa

Aspek Teknis Lahan

aspek teknis lahan Kondisi Umum lahan yang cocok untuk Tanaman Jati : Ketinggian tempat: di bawah 700 m Dpl. Suhu : 17 – 42 °C Curah hujan rendah Lahan: Lahan mengandung kapur dengan curah hujan rendah (akan menghasilkan kualitas kelas 1) seperti: Cepu, Jepara, Blora. Lahan bukan kapur dengan curah hujan rendah atau lahan mengandung kapur dengan curah hujan  sedang (akan menghasilkan kualitas kelas 2 ) seperti di Ngawi Lahan bukan kapur dengan curah hujan tinggi  (akan menghasilkan kualitas

Rekayasa Genetika

Kromosom Bibit Jati Jumbo Neo Solomon / Bibit Jati Eka Panca, Dimulai dari pemilihan diantara bibit jati  melalui uji fisik . Bibit yang dipilih dambil sebagai planted untuk dilakukan inisiasi kemudian dilakukan rekayasa genetika pelipatgandaan kromosom. Asal usul bibit yang terpilih berasal dari Pulau Solomon dan oleh CV. Alam Hijau Makmur dilakukan rekayasa genetika pelipatgandaan kromosom. Untuk selanjutnya oleh CV. Alam Hijau Makmur, bibit jati tersebut diberi nama “ Bibit Jati Jumbo Neo Solomon

Rekayasa Tanah

rekayasa tanah REKAYASA TANAH, AKAR DAN CARA PENANAMAN  BIBIT JATI  JUMBO NEO SOLOMON  CV. AHM Latar Belakang; Yang harus diperhatikan dalam budi daya tanaman jati adalah pemilihan bibit yang berkualitas, penyiapan lahan yang berkualitas dan perawatan yang berkualitas. Untuk itu itu CV AHM selain menyediakan bibit jati yang berkualitas  merasa terpanggil untuk memberikan teknik rekayasa tanah, akar, dan cara praktis penanaman bibit jati. Tujuan ; Agar tanah steril, subur, terdapat bakteri pengurai